Cegah DBD, Dinas Kesehatan Belu Imbau Warga Lakukan M3 Plus Kelambu dan Obat Nyamuk

0
80
Kadis Kesehatan Belu, dr. Joice Manek didampingi Sekretaris Dinas, Theresia, Kamis (27/2/2020)

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA-Dalam rangka mencegah penyakit Demam Berdarah Denque (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Belu menghimbau kepada seluruh warga untuk melakukan Menguras, Menutup dan Mengubur (M3) di rumah.

Tidak saja M3 diimbau juga pada warga juga diimbau untuk gunakan kelambu, obat nyamuk di rumah dan lotion anti nyamuk di tubuh untuk menghindari agar tidak terkena penyakit demam denque.

Kepala Dinas Kesehatan Belu, dr. Joice Manek didampingi Sekretaris Dinkes, Theresia Un kepada awak media ketika ditemui, Kamis (27/2/2020) di ruang kerjanya.

Mantan Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek itu juga meminta rekan-rekan wartawan lakukan sosialisasi menguras, menutup dan mengubur plus gunakan kelambu, obat nyamuk kepada warga lewat pemberitaan. Sebab hal itu penting untuk pencegahan penyakit DBD.

BACA JUGA : Wabah DBD di Belu Perbatasan RI-RDTL Meningkat, Terjadi 136 Kasus. Dinas Kesehatan Sebut Bukan KLB

BACA JUGA : DBD Memakan Korban, Seorang Anak Meninggal di Rumah Sakit Atambua Perbatasan RI-RDTL

BACA JUGA : Pemerintah Kabupaten Belu Bakal Punya Agen Informasi di Desa-desa, Ini Tugasnya

Langkah antisipasi penyakit DBD, pihak Dinas telah menyampaikan ke seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) puskesmas melakukan siaran keliling, penyuluhan kasus.

“Foging sudah dilakukan secara menyeluruh dan tidak sepanjang hari, tapi di jam 6 sampai 9 pagi dan jam 3 sampai 6 sore. Sosialisasi seperti ini sudah dilakukan, sementara foging di wilayah Fatukbot dan Haliwen,” sebut dr. Joice.

Lanjut dia, pihak Dinas juga telah membuat jadwal khusus untuk lakukan foging dan sudah adat instruksi dari kami yang ditandatangan Wakil Bupati Belu untuk wajib bersihkan lingkungan dalam rangka pencegahan.

“Kedepan kita (pihak dinas) memantau terus perkembangan kasusnya di wilayah Kabupaten Belu. Terkait penanganan kasus DBD itu ranahnya pihak rumah sakit,” kata dr. Joice.

Disampaikan juga pada warga untuk pencegahan agar tidak terjadi penyakit, apabila setiap anak yang demam harus segera di periksa ke fasilitas kesehatan terdekat agar tidak terjadi kasus serupa dan segera dapat perawatan.

“Kita juga sudah lalukan pembagian abate ke setiap wilayah puskesmas. Kasus ini juga sudah kami sampaikan ke pihak Provinsi,” tambah dr. Joice. (TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Yan Bau