Cegah Covid-19, PMKRI Kupang Minta Pemprov NTT Awasi Pengguna Jasa Transportasi

0
113
PMKRI Kupang Kutuk Tindakan Anggota DPRD TTS dan Minta Nasdem Pecat Hendrik Babys
Ketua PMKRI Cabang Kupang, Adrianus Oswin Goleng

TIMORDAILY.COM, KUPANG-Selain mengapresiasi kinerja Pemerintah  Provinsi NTT,  Kabupaten/Kota dalam menangani covid-19 dengan imbauan,  pengawasan, juga penertiban masyarakat secara tegas.

PMKRI Kupang meminta Pemerintah  Provinsi NTT untuk mengawasi pengguna jasa transportasi secara terorganisir untuk mencegah penyebaran virus corona di NTT.

Sesuai keterangan tertulis yang diterima Timor Daily,  Rabu (25/3/2020), PMKRI melihat di Kota Kupang,  Wali Kota dengan sejumlah gugus tugas terus bekerja  ekstra dalam penanganan serta antisipasi penyebaran covid-19.

Menurut ketua PMKRI Cabang Kupang, Adrianus Oswin Goleng, meski telah dilakukan pengawasan,  pemantauan untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona. Namun,  pihaknya melihat masih terdapat ruang,  seperti di aktivitas pelayanan transportasi.

BACA JUGA : Ketua DPRD Belu Menangkan Gugatan Cerai, Wati Lopes Ajukan Perlawanan

BACA JUGA : Klaim Pantai Wisata Sabanjar Miliknya, Warga di Bali Somasi Pemkab Alor

BACA JUGA : Update Covid-19 di NTT ODP Bertambah 20 Orang Jadi 130 Orang, Kabupaten Belu Sudah 10 Orang

“Namun, satu hal yang masih luput dari perhatian publik dan pemerintah adalah aktivitas pelayanan jasa transportasi yang sampai hari ini masih aktif beroperasi. Kami berharap pemerintah kabupaten/kota secepatnya melakukan strategi bagaimana para pengguna jasa transportasi angkot (bemo) terorganisir secara baik dengan melakukan rekayasa lalu lintas juga diperketat pengawasan setiap lintas trayek,” ungkap Oswin.

Menurutnya, hal ini diperhatikan untuk mengantisipasi penularan covid-19. Ia juga meminta Pemerintah Kota Kupang siapkan kendaraan umum yang dilengkapi fasilitas kesehatan.

“Pemerintah Kota Kupang perlu memfasilitasi kendaraan umum (Damri) yang dilengkapi fasilitas kesehatan seperti alat pengukur suhu, sanitizer, masker dan bila perlu ditempatkan salah satu petugas medis di tiap lokus pelayanan kendaraan, seperti terminal dan tempat masyarakat menunggu kendaraan guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jasa melalui kerjasama dinas perhubungan, dinas kesehatan dan kepolisian,” ujarnya.

BACA JUGA : 21 Mahasiswa Asal Malaka Resmi Jadi Anggota Permmalbar Kupang, ini Pesan Ketua Umum

BACA JUGA : Waspadai Pola Jebakan Saling Sandera untuk Saling Melindungi dalam Penegakan Hukum Kasus Bahan Peledak di Sikka NTT

BACA JUGA : Cegah Penyebaran Corona Virus Covid-19, Pemda Belu Keluarkan Edaran ASN Tak Perlu Masuk Kantor

Dikatakannya,  penularan covid-19 rental terjadi di kerumunan. Sama halnya di angkutan umum.

Selain itu, lanjut Oswin, PMKRI Cabang Kupang akan membangun kerja sama dengan pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang.

Kerja sama ini,  jelas Oswin,  untuk bekerja sama membangun kesadaran melawan penyebaran virus corona.

“Sejauh ini sudah ada koordinasi dengan beberapa gugus tugas. Kita sementara melakukan pendataan dan pemetaan anggota untuk masuk dalam tim sukarelawan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, mari kita lawan penularan Covid-19 dengan membangun kesadaran dan disiplin terhadap segala himbauan dan arahan pemerintah maupun Gereja. Bentuk kerja sama paling nyata hari ini adalah dengan membangun kesadaran dari dalam diri,” tukasnya.(jho/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply