Cegah Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang Imbau Warga Isolasi Diri

0
54

TIMORDAILY.COM, KUPANG-Penyebaran Covid-19 sangat cepat ke hampir seluruh penjuru tanah air. Langkah preventif dan kuratif perlu digencarkan bersama oleh seluruh elemen masyarakat dalam melawan virus yang telah mewabah ini.

Update data Pemerintah, per Senin (23/03/2020), tercatat penambahan 65 kasus baru pasien positif covid-19. Sehingga total ada 576 kasus pasien potif covid-19. Dari data tersebut, rincian sebaran kasus penularan covid-19 terjadi di 22 provinsi di Indonesia.

Untuk Provinsi NTT, belum terdapat kasus positif covid-19. Namun,  data Dinas Kesehatan Provinsi NTT menunjukkan sebanyak 92 warga yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang, Muhammad Saleh,S.Pd beserta segenap jajaran pengurus Pemuda Muhammadiyah dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kota Kupang kepada Timor Daily, Selasa (24/3/2020)  menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kota Kupang terkait pencegahan penyebaran virus covid-19 di wilayah Kota Kupang.

BACA JUGA : Cegah Covid-19, PMKRI Kupang Minta Pemprov NTT Awasi Pengguna Jasa Transportasi

BACA JUGA : Klaim Pantai Wisata Sabanjar Miliknya, Warga di Bali Somasi Pemkab Alor

BACA JUGA : 21 Mahasiswa Asal Malaka Resmi Jadi Anggota Permmalbar Kupang, ini Pesan Ketua Umum

Menurut Saleh,  sesuai realitas di lapangan, masyarakat Kota Kupang menganggap sepeleh masalah virus corona atau covid-19. Hal dapat dijumpai di sejumlah titik keramaian di Kota Kupang.

Untuk itu,  lanjut Saleh, untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kota Kupang,  pihaknya mengajak seluruh masyarakat menahan diri agar menghindari sementara di pusat keramaian.

“Tingkat penyebaran virus corona atau covid-19 yang begitu cepat dan masif ini membuat kita ikut untuk menjaga jarak sosial dalam berbagai aktivitas, atau dengan kata lain kita dilarang berdekatan. Langkah ini penting untuk menghentikan atau setidaknya memperlambat kecepatan penyebaran virus corona,” jelas Saleh.

Saleh mengungkapkan,  langkah ini dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus corona. Orang yang telah tertular jangan menularkan ke orang lain, jika masing-masing mengisolasi diri.

“Salah satu cara terbaik sebagaimana yang dianjurkan Pemerintah untuk mencegah terpapar virus Corona menjaga kesehatan diri seperti mencuci tangan pakai sabun, hand sanitizer, tutup mulut dan hidung dengan siku saat batuk dan bersin atau gunakan tisu, hindari menyentuh atau mengusap wajah, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat,” paparnya.

BACA JUGA : Update Covid-19 di NTT ODP Bertambah 20 Orang Jadi 130 Orang, Kabupaten Belu Sudah 10 Orang

BACA JUGA : Waspadai Pola Jebakan Saling Sandera untuk Saling Melindungi dalam Penegakan Hukum Kasus Bahan Peledak di Sikka NTT

BACA JUGA : 21 Mahasiswa Asal Malaka Resmi Jadi Anggota Permmalbar Kupang, ini Pesan Ketua Umum

Sales menambahkan,  kebanyakan orang tertular, langsung menghirup percikan batuk atau nafas orang sakit. Selain itu jelas dia, orang bisa tertular virus karena menyentuh permukaan benda yang tercemar percikan batuk dan napas orang sakit.

Saleh berharap,  untuk mengatasi ini,  masyarakat perlu mengikuti arahan pemerintah mengenai pencegahan penyebaran covid-19. Arahan ini harus diketahui masyarakat untuk mengetahui perkembangan terkini serta antisipasi penyebaran covid-19.

Selan itu,  Saleh juga mengapresiasi kerja para petugas kesehatan yang menjadi benteng depan untuk penanganan covid-19 yang telah mewabah ini.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada paramedik yang dengan sekuat tenaga dan pengorbanan menjadi garda terdepan untuk menghadapi bencana covid-19. Kami mengajak kita sekalian untuk bersama-sama berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar bangsa ini dapat melewati ujian bencana covid-19 ini dan sesegera mungkin kembali pulih,” pungkasnya.(Jho/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply