Bupati TTU Raymundus Fernandez Mengaku Terharu Orang Tuanya Dapat Penghargaan dari Menteri

Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez Mengaku Terharu Orang Tuanya Dapat Penghargaan dari Menteri

TIMORDAILY.COM, KEFAMENANU  – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandez mengaku terharu ketika orang tua kandungnya, Yakobus Manue Fernandez dan Margaretha Hati Manhitu menerima penghargaan orang tua hebat dari Kemendikbud di Jakarta, pada Rabu, (6/11/2019).

Dilansir SP, Raymundus merasa terharu lantaran meski dirinya sudah menjabat sebagai Bupati TTU dua periode, kedua orang tuanya tetap memilih hidup sebagai petani tinggal nun jauh di pedalaman Pulau Timor.

Yakobus dan Margaretha tidak memanfaatkan jabatan anaknya untuk menikmati fasilitas daerah tetapi justru mereka terus bekerja seperti biasa bertani dan beternak. Bahkan ketika ketika bepergian, mereka lebih memilih jasa transportasi ojek ketimbang naik mobil.

BACA JUGA : Mendikbud Beri Penghargaan Kepada Orang Tua Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Fernandez

BACA JUGA : DPRD TTU Pangkas Anggaran Untuk Bangun Rumah Layak Huni Jadi Pemicu Bupati dan ADPRD Nyaris Adu Jotos

BACA JUGA : Pilkada Belu 2020 – PAN Belu Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Hanya Selama 4 Hari

Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez Mengaku Terharu Orang Tuanya Dapat Penghargaan dari Menteri

Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez bersama isteri dan kedua orang tuanya di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Mendikbud sebagai orang tua hebat.

Hingga kini kedua orang tua Raymundus tersebut masih memberikan uang saku bagi anak- anaknya termasuk Raymundus. Meski pemberitaan itu ditolak secara halus oleh Raymundus, Kedua orang tuanya tetap memberikan uang saku.

“Sungguh terharu bercampur bangga kepada bapak dan mama yang masih terus bersama hingga saat ini dan mendapat kepercayaan dan penghargaan pemerintah,” kata Bupati Raymundus ketika dihubungi wartawan melalui layanan whatsapp messenger, Kamis (7/11/2019).

Ia mengatakan penghargaan yang didapat orangtua menjadi motivasi yang berharga bagi keluarga dan masyarakat agar tetap membangun keluarga yang meskipun kecil dan sederhana tetapi penuh kasih sayang dan kedamaian.

Penghargaan yang diterima oleh kedua orang tua sederhana itu memantik rasa kagum dari kalangan masyarakat NTT.

Maria salah satu warga mengatakan, penghargaan itu telah membangkit rasa haru dan bangga karena kesederhanaan itu menjadi inspirasi bagi orang tua di NTT untuk mendidik anak-anaknya agar tetap hidup apa adanya meski jadi orang sukses.

Junior Leki salah satu Mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang mengatakan penghargaan yang diterima oleh Yakobus dan Margaretha merupakan teladan bagi generasi muda untuk belajar menjadi anak yang sukses dan berguna bagi negara dan daerah.

“Penghargaan dari Kemendikbud sebagai keluarga yang patut menjadi teladan bagi semua masyarakat,” kata Junior.

Mahasiswa Semester VII Fakultas Teknik ini mengatakan teladan itu telah memberinya nasehat yang hidup agar selalu belajar lebih giat dalam mengejar cita-cita.

“Sebuah teladan dan nasehat yang hidup bagi kami anak-anak untuk belajar mengejar cita-cita. Kalau bisa kelak jadi bupati seperti Pak Ray,” ujarnya sembari tertawa. (savanaparadise/roy/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Fredrikus R. Bau

Loading...