BBM Bersubsidi Habis, SPBU Sesekoe Sepi Pengendara

BBM Bersubsidi di Atambua Kota Perbatasan RI-RDTL Kembali Langka

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA  – Ketiadaan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium maupun solar  bersubsidi di wilayah perbatasan RI-RDTL membuat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU ) terlihat sepi.

Salah seorang karyawan  SPBU Sesekoe yang tidak ingin namanya disebut kepada TIMORDAILY.COM, Jumat (8/11/19) mengatakan, stok bahan bakar minyak jenis premium maupun solar bersubsidi habis stok ketersediaannya.

Ia menjelaskan, untuk bahan bakar jenis premiun bersubsidi stoknya dalam sehari hanya diberi 5 hingga 10 ton sehingga mengakibatkan habis ketersediaannya.

“Kita di sini dalam satu hari itu hanya 5 ton sampai 10 ton saja makanya habis cepat,” jelasnya.

Menurutnya, bahan bakar minyak berjenis solar biasanya agak terlambat. Berhubung langsung dikirim dari Kupang dan tiba di Atambua sekitar sore hari.

“Kalau solar memang agak terlambat karena langsung dari Kupang, mungkin sore baru bisa sampai di sini,” ucapnnya.

Ia Menambahkan, khusus untuk bahan bakar jenis premium bersubsidi, menurutnya, hanya bisa dilayani hingga pukul 17.00 Wita, sehingga bahan bakar jenis pertalite pun masih bisa terjual.

“Premium kami hanya layani sampai jam 17.00 Wita, supaya orang bisa isi juga pertalite,” bebernya.

Pantauan media ini, Jumat (8/11/19)  pukul 11.00 Wita di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sesekoe terlihat  sepi, hanya ada beberapa kendaraan roda dua yang sementara mengisi bahan bakar jenis pertalite.(Ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM

Editor : Gusti Arakat

Loading...