Aksi Serempet Mobil – Camat VM dan Wartawan Berdamai dan Saling Memaafkan

Aksi Serempet Mobil Camat  - VM dan Wartawan Berdamai dan Saling Memaafkan

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Camat Tasifeto Timur (Tastim) Vinsen Moruk (VM) dengan Wartawan Penanusantara.com, Yoseph Pito Atu akhirnya berdamai dan saling memaafkan.

Mereka menyelesaikan masalah yang terjadi secara adat dan kekeluargaan di kediaman Wartawan Penanusantara.com, Yoseph Pito Atu pada Rabu (6/11/2019) malam.

Camat Vinsen Moruk datang bersama Anggota DPRD Belu, Edmundus Tita dan Kepala Desa Dafala, Leonardus Kehi.

Tanpa pembahasan kronologis kejadian panjang lebar, kedua pihak langsung saling meminta maaf dan saling memaafkan.

Kepada wartawan Penanusantara.com, Camat Vinsen menyampaikan permohonan maaf atas kejadian malam sebelumnya termasuk perilaku anaknya yang malam itu sempat arogan dan berlaku kasar terhadap wartawan.

Permintaan maaf itu juga disampaikan kepada seluruh pekerja media manakala hal tersebut telah menyingggung perasaan wartawan.

BACA JUGA : Serempet Mobil dan Nyaris Pukul Sopir, Camat Tasifeto Timur VM Mengaku Salah dan Mohon Maaf

BACA JUGA : Berprestasi dalam Pemilu 2019, Melki Laka Lena Asal NTT Dapat Penghargaan dari DPP Golkar

BACA JUGA : Satgas RI-RDTL Yonif Raider 142 Berikan Wawasan Batas Negara Bagi Pelajar di Perbatasan Belu

BACA JUGA : Ketua LVRI Belu Minta Pengurusan Calon Veteran Jangan Percaya Calo

“Saya mohon maaf kepada wartawan atas apa yang dilakukan anak-anak. Kepada kawan-kawan wartawan yang turut memberi perhatian atas kejadian ini saya mohon maaf,” ujarnya.

Sementara itu, Yoseph Pito Atu atau biasa disapa Pito turut menyampaikan permohonan maaf kepada camat dan keluarga besarnya.

“Saya juga sampaikan permohonan maaf kepada pak camat dan keluarga besar,” ucapnya

Menurut Pito bahwa Persoalan ini sudah selesai secara kekeluargaan dan adat, sehingga tidak lagi harus dibesar-besarkan.

“Kami saling damai dan memaafkan, jadi clear persoalan ini selesai sehingga tidak lagi dibesar-besarkan,” jelasnya.

Pantauan TIMORDAILY.COM, Anggota DPRD Belu, Edmundus Tita dan Kepala Desa Dafala Leonardus Kehi langsung berinisiatif memulai pembicaraan dan menyampaikan bahwa antara Camat Tastim Vinsen Moruk dengan Anggota DPRD Nini Atok masih memiliki hubungan keluarga dan secara adat istiadat. Karena itu, mereka datang untuk meminta maaf dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Menanggapi permohonan maaf tersebut, Anggota DPRD Nini Atok mengatakan ketika camat sebagai kakaknya sudah datang menemui dan meminta maaf, pihaknya menerima dengan senang hati sekaligus meminta maaf jika ada yang tidak berkenan pada malam kejadian.

Perdamaian adat ini ditandai prosesi dengan menyerahan sejumlah kain adat dan dibalas dengan sebotol sopi. Mereka lalu bersalaman, berangkulan sembari saling meminta maaf. (roy/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Fredrikus R. Bau

Loading...