Air Terjun Wehudi Berlokasi di Wilayah Timor Leste, Larangan Berwisata Bagi Warga Belu Diberlakukan

Air Terjun Wehudi Berlokasi di Wilayah Timor Leste, Larangan Berwisata Bagi Warga Belu Diberlakukan

Air Terjun Wehudi Berlokasi di Wilayah Timor Leste, Larangan Berwisata Bagi Warga Belu Diberlakukan

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Sejak akhir tahun lalu hingga liburan panjang idul fitri 2019, air terjun Wehudi menjadi tempat favorit untuk berwisata.

Air terjun  yang berlokasi di wilayah Kowa, Maliana Distric Bobonaro negara Timor Leste berbatasan dengan Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu marak dikunjungi warga Indonesia di Perbatasan Belu-Timor Leste.

Salah satu objek wisata air terjun di negara tetangga Timor Leste itu tidak saja menarik perhatian warga Belu, tapi juga warga dari Kabupaten tetangga bahkan Kota Kupang yang mengunjungi keindahan air terjun Wehudi yang eksotis di pedalaman hutan Timor Leste itu.

Tanpa sadar warga dari wilayah Indonesia yang berada di lokasi wisata air terjun Wehudi telah melanggar aturan perbatasan antar dua Negara. Warga melintas ke wilayah Timor Leste kunjungi air terjun Wehudi tanpa dokumen resmi.

BACA JUGA : Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung NTT Fair, Kejati Tetapkan Enam Tersangka 

Berdasarkan data yang terdapat pada peta batas wilayah antara Negara Indonesia dengan Timor Leste, lokasi air terjun Wemata atau yang disebut warga Asulait air terjun Wehudi berlokasi di wilayah Kowa, Maliana, Distric Bobonaro-RDTL.

Untuk menuju lokasi air terjun Wehudi warga masuk melalui pintu air (Lamintoti) pertemuan sungai baukama dan talau yang  tidak jauh dari Pos Satgas Asulait yang ditempuh kurang lebih 1, 50 kilo meter dengan berjalan kaki menyusuri sungai yang membelah batas wilayah dua negara.

Pintu air (Lamintoti) as sungai pembatas wilayah dua Negara, pintu masuk ke lokasi air terjun Wehudi

Menyikapi itu, Pemerintah Desa Sarabau bekerjasama dengan pihak keamanan TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Tasifeto Timur mengeluarkan larangan bagi warga untuk tidak melintas ke air terjun Wehudi karena berada di wilayah Negara Timor Leste.

Menurut Kepala Desa Sarabau, Belmindo Roberto Rinmalae, Kamis (13/6/2019), setelah  berkoordinasi dengan aparat TNI dan Kepolisian di wilayah Tasifeto Timur disepakati larangan bagi warga Belu dan sekitarnya untuk melintas ke air terjun Wehudi.

BACA JUGA : VIRAL !!! Pejabat ASN Asal Malaka Protes Biaya Karcis Masuk RSUD Atambua, Begini Respon Direktur dan Pengelola 

“Sudah ada pemberitahuan dilarang melintas menuju air terjun Wehudi atau pintu air Lamintoti karena lokasi wisata di wilayah Timor Leste dan besok dipasang papan larangan di pinggir sungai sehingga warga bisa mengetahui,” urai dia.

Dijelaskan, tindakan larangan yang diambil untuk mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan berhubung lokasi air terjun itu berada di wilayah Negara Timor Leste.

Apalagi warga melintas masuk ke wilayah negara tetangga tanpa dokumen resmi.

“Kalau ada sesuatu yang menimpa warga saat di lokasi air terjun urusannya panjang karena sudah antar Negara. Karena itu kita pasang larangan supaya warga tidak melintas ke Timor Leste menuju air terjun Wehudi,” ujar Belmindo Roberto. (Yan/TIMOR DAILY/ TIMORDAILY.COM)

Editor ; Yan Bau

Loading...