60 Persen Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL Berasal dari Pertambangan

0
81
60 Persen Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL Berasal dari Pertambangan
Kepala Bapenda Belu. Marsianus Loe

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Kabupaten Belu sebagai salah satu kabupaten yang merupakan perbatasan antara Republik Indonesia dengan negara Republic Demokratic Timor Leste (RI-RDTL) ternyata memiliki potensi pertambangan yang luar biasa.

Hal ini terlihat dari tingginya pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari pertambangan yakni pertambangan galian C. Pada tahun 2019 lalu, PAD Kabupaten Belu yang berasal dari Galian C mencapai 60 persen dari total PAD sebanyak Rp 26 miliar lebih.

“PAD Kita Rp 26.584.440.566, paling banyak dari galian C,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Belu, Marsi Loe saat ditemui TIMORDAILY.COM di ruangannya Senin (3/2/2020).

Dijelaskannya, perolehan PAD tahun 2019 lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hal ini, lanjutnya, merupakan dampak dari pembangunan yang ada di Kabupaten Belu,seperti adanya pembangunan Bendungan Rotiklot maupun pembuatan jalan perbatasan di Kabupaten Belu.

BACA JUGA : Tes CPNS 2020 – 2.562 Orang Rebut 115 Formasi di Belu Perbatasan RI-RDTL

BACA JUGA : Lampu Jalan di Motaain Perbatasan RI-RDTL Rusak Akibat Ulah Oknum dan Binatang, Teknisi Lakukan Hal ini

BACA JUGA : Peluncuran Buku Sumbang Gagas untuk Negeriku, Wabup Belu Ose Luan Apresiasi Pena Batas RI-RDTL

“PAD kita Naik karena tahun lalu dan tahun ini galian materialnya banyak untuk pembangunan seperti pembangunan Bendungan Rotiklot dan Jalan sabuk merah,” ujar mantan Kadis P dan K Kabupaten Belu ini.

Sesuai data yang diberikan, untuk galian C sendiri di tahun 2019 menyumbangkan setidaknya mencapai Rp 16 miliar lebih melalui batu gunung/kali Kurang lebih Rp  4,8 miliar, sirtu Rp 2,5 miliar, pasir Rp 3,6 miliar, tanah timbun Rp 574 juta, batu pecah Rp 1,1 miliar, batu kerikil Rp 1 miliar dan agregat Rp 1,4 miliar.

Selain itu Ia mengatakan akan terus menggali potensi-potensi yang ada di wilayah Kabupaten Belu sehingga bisa terus meningkatkan PAD Kabupaten Belu.

“Untuk meningkatkan PAD kita akan terus menggali potensi-potensi yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Marsi mengucapkan terimakasih kepada para wajib pajak yang sudah menjalankan kewajibannya dalam membayar pajak

“Saya juga berterimakasih kepada para wajib Pajak karena tahun 2019 kita melampaui target perolehan pajak, ini salah satu bukti bahwa melalui pajak masyarakat bersama pemerintah membangun wilayah ini,” ucapnya. (ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Laporan Wartawan : Marselino Soares

Editor : Gusti Arakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here